Jumat, 05 Juni 2009

Love Story

Seperti biasanya hari ini aku pergi ke sekolah,tanpa kusangka dan tanpa kuduga aku bertemu dengannya dimobil.Ku duduk disampingnya dengan perasaan tak karuan,antara senang dan gerogi,"rasanya ini mimpi bagiku",kataku dalam hati.Ku pegang bukuku dengan erat,karena takut jatuh dan akan membuatku malu.Sepanjang perjalanan hanya senyuman manis yg dia sampaikan,begitu juga aku.Akhirnya mobil berhenti dan membuatku kaget.Dia turun terlebih dulu sambil memberikan ongkos,akupun menyusulnya,pas dipintu mobil aku hampir terjatuh,namun itu tak terjadi.Dengan langsung dia mengulurkan tangan menolongku.Belaian tangan yg selama ini tak pernah aku rasakan.Akupun berjalan bersamanya menuju sekolah,aku ngobrol dengannya dan akhirnya kami berpisah menuju kelas masing masing,tapi sebelum itu ia mengatakan sesuatu "aku tunggu jam 9 dibelakang perpustakaan".Tiba dikelas tak aneh lagi setiap pagi sebelum lonceng berbunyi teman teman sibuk dengan tugas tugas yg menumpuk dari guru.Padahal tugas itu sudah diberikan beberapa hari sebelumnya,tapi karena alasan malas dan tak mengerti terpaksa harus diselesaikan disekolah dengan upaya mencontek pekerjaan teman yg dianggap pintar dikelasku.Terutama pelajaran matematika yg membuat pusing kepalaku.Tapi entah kenapa aku tak peduli dengan tugas tugas itu.Lonceng masuk pun berbunyi,aku duduk dikursiku.Sejak pelajaran dimulai aku tak memperhatikan guruku,hanya lamunan yg ada dalam pikiran mengingat kejadian tadi pagi.Aku terus melihat jam,detik demi detik menit demi menit,rasanya 100 tahun.Jam 9 pun tiba,aku terbangun dari lamunanku.Akupun meminta izin kebelakang,aku menuju belakang perpustakaan dan menunggunya.Jam 9 lewat 10 menit namun dia tak kunjung datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar